by

Usia Boleh Tua Namun Semangat Dan Fisik Harus Tetap Muda LKC Dompet Dhuafa Gelar Senam Sehat

Kupang.online.Com. Dalam Rangka Memperingati Hari Lanjut Usia yang jatuh pada Tanggal 29 Mei. Maka Lembaga kesehatan cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa NTT. Mengadakan kegiatan senam sehat, skrining kerentaan dan kejiwaan, Yang berlangsung pada minggu 25 April 2022, bertempat di halaman Masjid Almutazam kampung maleset Kelurahan Namosain Kecamatan Alak Kota Kupang NTT.

Sebagai bentuk penghargaan atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia di Indonesia.Dengan mengusung Tema “Lansia Sehat, Indonesia Kuat”.

Layanan Kesehatan Cuma -Cuma (LKC) Dompet Dhuafa NTT telah lama fokus pada lansia melalui program Pos sehat bindu PTM dan program Kawasan sehat dengan mendeteksi penyakit tidak menular dan Kesehatan mental.

Wahyuni Amasae, Selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan lansia untuk mengurangi kerentaan pada lansia, dan Skrining massal Kerentaan pada lansia.

Peringatan hari Lansia dimulai dengan Senam Tera dan dilanjutkan dengan skirining. Skrining kerentaan menggunaan kuesioner Frailty dimana tes yang dilakukan adalah berjalan selama 100-200 meter, menaiki anak tangga dan juga mengindetifikasi penyakit yang diderita lansia. Sementara skrining kejiwaan menggunaan kuesioner GDS (Geriatrich depression scale) untuk melihat tingkat depresi lansia. Skrining melibatkan staf LKC, Dompet Dhuafa Volunteer dan staf puskesmas Alak.

Ummi K, Muhammad, kepala LKC dompet Dhuafa NTT dalam arahannya mengatakan, usia boleh tua namun semangat dan fisik harus tetap muda untuk menjalani hari- hari kedepannya, jangan takut dan stress berlibahan jika sudah megalami penyakit akibat penuaan, tetap terapkan perilaku hidup sehat, Kontrol rutin Kesehatan di posyandu lansia ataupun posbindu PTM.

Kegiatan dihadiri sebanyak 22 orang diantaranya lansia dan non lansia. Dari hari skrining 80% lansia dalam kondisi normal dan 20% Pre-Frail atau pra-rapuh.

Salah satu peserta Haji syamsudin (60), mengatakan kegiatan ini sangat postif dan membantu kami para lansia, apalagi kondisi fisik kami tidak seperi biasanya lagi karena umur kami yg semakin menua. saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dan sangat membantu apa lagi saya Juga jarang berolaraga (senam ,naik tangga turun tangga dan jalan 5 kali putaran) membuat banyak mengeluarkan keringat hari ini dan sangat membantu untuk kesehatan para lansia. ucapnya dengan yeal yeal yang sangat semangat lansia sehat lansia jaya dan Indonesia sehat.***

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed