by

T E R C I N T A

Bukan karena kemarau hingga aku memintal rindu.

Perihal rasa yang berkobar menggelora dimaghrib yang berwarna putih.

Ada yang tak biasa, saat kulangitkan senyummu disenjaku yang begini ranum.

Untukmu yang tetap kusesali karena tak sanggup merajut hatimu dalam cinta-Nya

Kutitipkan satu rasa yang kutorehkan dalam siluet jingga penuh pesona

Kudekatkan rasa kasih semesta agar bertabur mantra kasih dari Yang Maha Cinta

Mengenggam hati tanpa pernah lelah berharap.

Tetaplah menjadi penyemangatku meski tak sanggup ku gapai senyummu dalam hidupku.

Tetap kuhantar salam terhangatku untukmu yang paling tercinta***

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed