by

NYANYI SUNYI UNTUK SANG JENDERAL

Selamat malam Pak

Ijin melapor…

Dua ratus juta lebih jiwa penghuni bumi merdeka bertajuk Indonesia kini riuh

Riuh mempertanyakan keadilan yang seakan tersekat jabatan

Riuh mempertanyakan hak asasi yang seakan terpenjara mati

Riuh mempertanyakan kemanusiaan yang seakan terbeli Rupiah

Ijin melapor Jenderal

Kami hanya orang kecil di kaki keadilan

Kami hanya rakyat jelata yang seolah nista dimata dunia

Kami hanya hamba hukum yang limbung asbab berjuta alasan

Buka matamu Jenderal

Karena kami masih di sini

Buka hatimu Jenderal

Sebab kami masih menanti

Jangan kau pandang kami hina dina tak beradat berbudaya

Jangan pula kau putar balikkan fakta

Ingat Jenderal…Kita semua sama di mata Allah

Hukum boleh jadi bisa kau permainkan

Tapi ingat satu hal jenderal

Di sana kau akan diadili seadil-adilnya

Di sana…

Uang, harta, takhta, jabatanmu…

Semua tak berarti,tak mampu membeli keadilan Tuhanmu

Ingat jenderal…

Dua ratus juta lebih pasang mata menatapmu lewat layar kaca

Tapi satu yang pasti…

Tatapan mata Allah Aza Wajalla dan siksaNya jauh lebih pedih

Ketimbang pelor yang kau sasarkan ke tubuh ajudanmu

Tak bersisakah setitik penyesalan dalam hatimu?

Tak tersisakah sedikit peri kemanusiaanmu untuk orang kecil seperti dia?

Tak terbersitkah di sanubarimu,tentang perihnya hati seorang ibu

Yang meratap sebab telah kehilangan putra kebanggaannya

Putra yang ia besarkan dengan buaian doa dan kasih sayang hingga ke akhir nafasnya

Putra yang rela tak tidur ia karena tangisnya sewaktu bayi

Putra yang ia kandung 9 bulan lamanya.

Perih jenderal…perih…teramat perih

Selamat malam Jenderal…

Semoga lena tidur malammu

Dan bersua Joshua di alam mimpimu.

Dan semoga masih ada penyesalan di hatimu

Juga setitik keadilan untuk rakyat kecil seperti kami.

 Maukeli, 30 Agustus 2022 ( KETIKA MALAM MAKIN SUNYI)

BIONARASI:

SITI NUR ASFUR

Guru Bahasa Indonesia di SMAN 1 Mauponggo sekaligus Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Nagekeo

Iseng Menulis Puisi dan pernah menjadi salah satu pemenang dalam ajang lomba Seleksi Nasional Cipta Puisi yang diselenggarakan oleh Forum Indonesia Menulis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.