oleh

7 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Makan Baby Carrot


Jakarta, CNN Indonesia

Bentuknya kecil dan mudah dibawa kemana-mana membuat baby carrot atau wortel bayi menjadi salah satu camilan favorit banyak orang. Saking unik dan kecilnya bentuk baby carrot ini kerap dijadikan camilan dan sering sekali dimakan mentah.

Selain itu, baby carrot juga jadi salah satu wortel yang mudah ditemukan dimana-mana. Jenis wortel ini biasanya dijual dalam kemasan pack.

Baby carrot juga memiliki rasa manis, renyah, dan memang sangat mudah dibawa kemana-mana.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, terlepas dari bentuknya yang mini dan jadi favorit banyak orang, Anda sepertinya harus memikirkan ulang saat hendak membeli dan memakan baby carrot.

Berikut beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum makan baby carrot.

1. Dibilas dengan klorin

Wortel dengan ukuran kecil ini mengalami proses pembersihan yang cukup panjang. Melansir Delish, baby carrot bahkan harus melalui proses pembilasan dengan menggunakan klorin.

Pembilasan dengan klorin ini dilakukan pada proses akhir pembersihan sebelum baby carrot dikemas. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi mikroba pada makanan.

Klorin pada proses akhir mungkin bisa mencegah kontaminasi. Tapi apakah Anda yakin ingin mengonsumsi sesuatu yang dibilas dengan zat kimia yang bisa memicu gejala sesak napas.

2. Tidak benar-benar baby

Mungkin namanya memang baby carrot atau baby wortel, tapi sebenarnya mereka tidak benar-benar bayi. Melansir Cookist, baby carrot pada dasarnya adalah wortel biasa dengan ukuran biasa yang dipotong sedemikian rupa agar ukuranya menjadi baby.

3. Memiliki rasa yang ‘palsu’



Ilustrasi. Baby carrot bisa dibilang memiliki rasa yang ‘palsu’. (Jonathan Pielmayer/StockSnap)



Baby carrot bisa dibilang memiliki rasa yang ‘palsu’. Wortel jenis ini rasanya memang seperti wortel segar dan akan selalu terasa segar.

Padahal seharusnya wortel memiliki rasa wortel biasa pada umumnya yang telah disimpan cukup lama. Sementara baby carrot rasanya terasa tidak nyata.

4. Jenis wortel yang membuang-buang energi

Wortel kecil ini sebenarnya merupakan wortel hasil proses atau olahan. Prosesnya memakan waktu yang cukup panjang agar bentuknya sempurna dan tampak terlihat cantik dalam kemasan.

Hal ini tentu jauh berbeda dengan wortel biasa yang tak perlu menghabiskan banyak energi sebelum dikemas dan dijual.

5. Harganya mahal

Baby carrot memiliki harga yang cukup mahal. Harganya memang bervariasi di setiap toko, tapi jika dibandingkan dengan harga wortel biasa tentu akan sangat jauh berbeda.

6. Baby carrot bisa berlendir dan muncul bintik putih

Wortel ini adalah wortel hasil potong dan dibuat sesempurna mungkin. Efeknya adalah membuat wortel lebih rentan kering, busuk, bahkan berlendir. Hal ini bukan hanya tidak sehat tapi juga menjijikan.

7. Potong wortel sendiri lebih baik daripada baby carrot

Anda sebenarnya cukup memotong wortel biasa di rumah alih-alih membeli baby carrot yang harganya mahal dan belum tentu sehat.

Memotong-motong wortel biasa di rumah bukan hanya lebih sehat, tapi juga hemat serta tak memerlukan waktu lama.

(tst/pua)

[Gambas:Video CNN]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *