oleh

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Papua Lukas Nnembe sebagai tersangka kasus pencucian uang

Jakarta ( Kupangonline) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE) dan Rijatono Lakka (RL) sebagai tersangka kasus pencucian uang (TPPU).

“KPK kembali menetapkan RL (Rijatono Lakka) sebagai tersangka pencucian uang bersama LE sebagai Gubernur Papua periode 2018-2023,” Ali Fikri, Kepala Bagian Pelaporan KPK, di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Ali mengatakan RL ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik ​​KPK membuka penyelidikan kasus dugaan suap kepada LE dan mengungkap dugaan tindak pidana lainnya.

Penetapan status tersangka TPPU terhadap Rijatono Lakka dilakukan dalam rangka optimalisasi pengembalian aset hasil korupsi (“asset recovery”).

“Tim investigasi terus menyelidiki semua aset yang terkait dengan kasus ini,” katanya.

Sebelumnya, penyidik ​​KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus pencucian uang.

“Melalui pengembangan TPPU, KPK berharap penertiban yang dilakukan KPK tidak hanya memberikan efek jera bagi pelaku, tetapi juga dapat memberikan nilai terbaik bagi penerimaan negara,” ujarnya.

KPK telah membekukan rekening senilai kurang lebih Rp 81,8 miliar dan SGD 31.559 yang disebut terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi tersangka Lukas Enembe.

Selain membekukan rekening, tim penyidik ​​KPK juga menyita uang Rp 50,7 miliar yang diduga terkait kasus tersebut.

Ali menjelaskan, tim penyidik ​​menyita empat kendaraan, emas batangan, dan beberapa cincin batu permata, namun tidak merinci berapa jumlahnya.

KPK memperpanjang penahanan Lukas Enembe di Rutan KPK hingga 12 April 2023, menurut Ketua Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Memperpanjang masa penahanan ketika bukti terkumpul untuk melengkapi berkas penyidikan.

Baca juga: KPK Daftar 10 Tersangka Korupsi Proyek Kereta Api

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit tegaskan komitmennya dukung KPK pemberantasan korupsi

Berita ini dimuat di Kupangonlinenews.com dengan judul: Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan pejabat penyuap Lukas Enembe sebagai tersangka pencucian uang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *